AI Assistant dalam Ruang Kelas: Studi Eksploratif Penggunaan ChatGPT untuk Pembelajaran Mandiri
Main Article Content
Abstract
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi, termasuk dalam praktik pembelajaran mandiri mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan ChatGPT sebagai asisten belajar dalam konteks pembelajaran mandiri mahasiswa. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi eksploratif. Partisipan penelitian sebanyak 35 mahasiswa semester lima yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik tematik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan ChatGPT untuk membantu memahami struktur bahasa, menerjemahkan teks, memperluas kosakata, dan menyiapkan tugas perkuliahan. ChatGPT diyakini mahasiswa berkontribusi positif dalam memfasilitasi kemandirian belajar dan rasa percaya diri mahasiswa dalam menyelesaikan tugas. Namun, mahasiswa juga menghadapi kendala seperti ketidakakuratan jawaban, keterbatasan konteks religius, dan tantangan teknis. Sebanyak 77,1% mahasiswa menyarankan agar penggunaan ChatGPT diintegrasikan secara pedagogis ke dalam proses pembelajaran, dengan pelatihan dan panduan etis sebagai bagian dari implementasi. Kesimpulan: ChatGPT memiliki potensi sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif dan fleksibel, namun perlu pengawasan akademik dan desain pembelajaran yang adaptif agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab. Penelitian ini memberikan kontribusi awal dalam merancang pemanfaatan AI yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan karakteristik pembelajaran Bahasa Arab.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.